<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar/2208342660272731132?origin\x3dhttp://infogaya-teater.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>

Minggu, 27 November 2011

Pentas Teater Rumah Boneka Adaptasi Dari A Doll's House Karya Henrik Ibsen

Galeri Nasional Jakarta, 27 November 2011 - Pentas Teater "Rumah Boneka" Terjemahan dan Adaptasi dari A Doll's house karya henrik Ibsen akan segera pentas di Gedung Kesenian Jakarta, 30 November hingga 4 Desember 2011. Pentas Indonesia dan Institut Ungu mempersembahkan sebuah kolaborasi internasional produksi teater realis berjudul "Rumah Boneka" dan seminar tentang "Ibsen: Sastra, masyrakat dan Perempuan" yang melibatkan seniman, aktor dan akademisi dari Jakarta, Bandung, Oslo dan New York.




Proyek ini diprakarsai oleh Faiza Mardzoeki yang sekaligus bertindak sebagai penulis naskah dan produser. Faiza telah menerjemahkan dan mengadaptasi naskah drama realis karya penulis drama asal Norwegia, Henrik Ibsen, berjudul "A Doll's House" ke dalam bahasa Indonesia, menjadi "Rumah Boneka". Naskah ini aslinya ditulis pada tahun 1879 dan menjadi drama Ibsen yang paling terkenal di seluruh dunia dan hingga kini masih terus dipentaskan di berbagai negeri. Oleh Faiza, naskah Ibsen tersebut diadaptasi ke dalam kontak Indonesia dengan latar peristiwa Jakarta kontemporer dan merangkul Wawan Sofwan sebagai sutradaranya.

Penggarapan Teater Rumah Boneka menggunakan penedekatan teater ralis, sebuah gaya pendekatan kehidupan sehari-hari dan sangt memperhatikan detail kemampuan penghayatan naskah dan keaktoran para pemain.

Pemeran utama Teater Rumah Boneka dimainkan secara bergantian oleh Chantal Della Concetta dan Maya Hasan yang akan berperan sebagai Nora. Pemain lainnya adalah Ayu Dyah Pasha, Ayez Kassar, Teuku Rifnu Wikana, Willem Bevers, Pipien Putri, Aji Santosa dan Vanessa Berylia Nareswari.

Seluruh komposisi musik digarap oleh Marcello Pellitteri, yang dikenal sebagai drummer, musisi Jazz, arranger, composer dan produser yang telah banyak bekerjasama dengan musisi kelas dunia antara lain dengan Woody Shaw, New York Voices, Dave Samuels, Slide Hampton, Paquito D'Rivera, dll. Ia seorang pengajar, professor di Berkele College of Music, Boston, dan tinggal di New York. Secara khusus Marcello hadir pada persiapan dan selama pementasan berlangsung. Musik ini didukung Mogan Pasaribu sebagai penata suara. Penata cahaya oleh Deden Bulqini, scenografi ditangani Joedith Tjhristiato, penata kostum Ken Atik dan make up oleh Abul Syajallah. Sementara gerak tari dilatih oleh Resinta Tasiana dan manager panggung di tangan Heliana Sinaga.

Pertunjukan teater Rumah Boneka akan berlangsung di Gedung Kesenian Jakarta 30 November s/d 4 Desember 2011.

Seluruh persiapan termasuk latihan berlangsung selama 5 bulan. Sebagai bgian dari proses tersebut, Faiza dan Wawan telah melakukan studi mengenai Rumah Boneka dan Henrik Ibsen ke Norwegia, antara lain mengunjungi Ibsen Museum dan diskusi dengan Centre for Ibsen Studies, University of Oslo, pada bulan Juni.

Selain pertunjukan teater, kami juga menerbitkan buku naskah drama Rumah Boneka terjemahan dan adaptasi Faiza yang diluncurkan pada hari ini dan CD original musik Rumah Boneka yang diciptakan oleh Marcello Pellitteri dan akan dikeluarkan saat pertunjukan berlangsung.

Seminar dengan tema "Ibsen: Sastra, Masyarakat dan Perempuan"

Setelah konferensi pers diselenggarakan seminar tentang "Ibsen: Sastra, Masyarakat dan Perempuan" dan sekaligus akan diluncurkan buku drama Rumah Boneka terjemahan Faiza Mardzoeki. Seminar dan peluncuran buku naskah drama ini akan mendatangkan nara sumber seorang artis teater dan film terbaik dari Norwegia, Juni Dahr, yang akan membawakan monoplay "A Doll's House" dan menjadi salah satu panelis. Pembicara lainnya adalah Iswadi Pratama, sutradara teater dan penulis ternama dari Lampung, Arthur S. Narian, seorang akademisi, pengajar di STSI Bandung dan penulis drama, serta Faiza Mardzoeki.

Kerjasama Internasional ini diharapkan bisa terjalin bukan saja melalui kerja seni dan sastra, tetapi lebih jauh diharapkan dapat memancing dialog dan diskusi tentang berbagai isu-terutama isu perempuan dan masalah sosial lainnya seperti masalah ketidak-adilan gender dan peranan perempuan dalam masyarakat.

Produksi Teater Rumah Boneka didukung penuh oleh Kedutaan Besar Norwegia di Jakarta. Sponsor pendukung lainnya adalah Gedung Kesenian jakarta, Galeri Nasional, Wonderful Indonesia, Gathaya Performing Arts, Yongki Kumaladi, Alila Hotel dan BNI. Teater ini juga telah disiarkan ke masyrakat umum secara luas berkat kerjasama dengan media partner kami, yaitu Berita Satu Media Hodings, Amica Cosmopolitan, Hello Indonesia, Good Housekeeping, The Jakarta Globe The Strait Times, Investor Daily, Kemang Buzz, Viva News, Kapan Lagi.com dan Green Radio.

Kami ucapkan banyak terima kasih atas dukungan semua pihak. Semoga produksi teater ini turut memberi kontribusi bagi kemajuan seni budaya Indonesia.

Sampai bertemu pada pertunjukan teater Rumah Boneka!


Label: , ,

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda